Korelasi Candi Songgoriti dengan Prasasti Sangguran
Published :
Oleh: Suwardono

P
rasasti Sangguran tahun 928 M, yang dikeluarkan oleh Sri Maharaja Rakai Pangkaja Dyah Wawa bersama dengan patihnya, Rakryan Mapatih Pu Sindok Sri Isanawikrama dari kerajaan Mataram kuna Jawa Tengah, menyebutkan bahwa wanua (desa) Sangguran watak (wilayah) Waharu, dijadikan sima guna kelangsungan sebuah bangunan suci bagi para pandai besi di Mananjung.

Atas dasar bentuk bangunannya yang tambun, juga beberapa bentuk tulisan pada inskripsi-inskripsi pendek yang ditemukan beserta peripih yang lain di dalam sumuran candi, candi Songgoriti diduga berasal dari sekitar abad IX M.

Sedangkan prasasti Sangguran diterbitkan pada tahun 928 M (abad X M). Dengan demikian sebelum prasasti Sangguran dibuat, candi Songgoriti sudah ada. Hal tersebut cocok dengan pemberitaan dalam prasasti bahwa prasasti dibuat sebagai penetapan sima desa Sangguran bagi kelangsungan bangunan suci di Mananjung. Maka diduga tempat para pandai besi di Mananjung tersebut adalah daerah Songgoriti sekarang, yang memang benar-benar terdapat bangunan suci (candi Songgoriti)

Pendahuluan